Axis Jantung

Axis Jantung


Axis jantung singkatnya adalah resultan dari seluruh vektor dari arus listrik jantung yang menandakan arah sebagian besar arus listrik jantung berada. Normalnya arah aliran listrik jantung itu berada pada arah ventrikel kiri, diakibatkan otot ventrikel kiri yang lebih tebal sehingga arus listrik jantung akan dominan ke arah dari ventrikel kiri atau pada gambar di atas di kuadran kanan bawah



Gambar diatas merupakan gambar dari axis jantung yang normal, dimana arah dari arus listrik jantung berada dominan di bagian ventrikel kiri

Ada beberapa metode yang digunakan dalam mengukur axis jantung pada ekg, namun yang umum digunakan adalah pengukuran axis dari Lead I dan Lead aVF, karena kedua bidang yang saling tegak lurus sehingga mempermudahkan pengukuran dari resultan vektor atau axis jantung.

Metode Pengukuran Axis Jantung :
  • Jumlahkan nilai dari ( defleksi positif pada kompleks QRS masing - masing Lead I dan aVF dikurangi defleksi negatif dari pada kompleks QRSnya ) seperti contoh pada gambar dibawah ini

  • Jumlah nilai dari lead I pada gambar disamping diambil dari 6 kotak kecil defleksi positif dikurangi 1 kotak kecil defleksi negatif = 5

  •  Jumlah nilai dari lead I pada gambar disamping diambil dari 12 kotak kecil defleksi positif dikurangi 1 kotak kecil defleksi negatif = 11

  • Masukkan hasil dari jumlah nilai diatas ke bidang vektornya masing - masing seperti contoh pada gambar dibawah ini
  • Sudut Alpha pada gambar diatas merupakan sudut dari axis jantung yang kita ukur dengan memasukkan hasil nilai yang kita ukur pada langkah pertama


Karena caranya yang sedikit memakan waktu, ada metode pengukuran cepat untuk menghitung axis jantung seperti pada gambar dibawah ini : 


  • Jika Lead I (+) aVF (+) maka axis jantung normal
  • Jika Lead I (+) aVF (-) maka axis jantung dikatakan deviasi ke kiri atau dikenal dengan Left Axis Deviation
  • Jika Lead I (-) aVF (+) maka axis jantung dikatakan deviasi ke kanan atau dikenal dengan Right Axis Deviation
  • Jika Lead I (-) aVF (+) maka axis jantung dikatakan Extreme deviasi aksis baik kanan maupun kiri atau biasa disebut dengan Northwest Axis atau No Man's Land

Terdapat banyak penyebab Left Axis Deviation maupun Right Axis Deviation, oleh karena itu bila kita menemukan aksis jantung yang tidak normal, maka sepatutnya kita harus mencari tahu penyebab dari deviasi aksis jantung tersebut

 Beberapa Penyebab Left Axis Deviation :

  • Left Anterior Hemiblock / Left Anterior Fasicular Block
  • Infark Miokard Inferior
  • Shift Mekanikal ( Wanita Hamil, Ascites, Tumor Abdomen )
  • Hyperkalemia
  • Wolf Parkinson White Syndrome
  • Irama dari Pacemaker



Beberapa Penyebab Right Axis Deviation :
  • Left Posterior Hemiblock / Left Posterior Fasicular Block
  • Emboli Paru
  • Infark Miokard Lateral
  • Penyakit Paru Obstuksif Kronik
  • Dextrocardia
  • Jantung Normal pada Anak-anak







Beberapa Penyebab Extreme Axis Deviation :
  • Irama Ventrikular seperti VT, Accelerated Idioventricular Rhytm
  • Pemasangan Lead yang Salah
  • Hyperkalemia
  • Dextrocardia

Share on Google Plus

About EKG Indonesia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

14 komentar:

  1. maaf...kalau boleh tahu setiap postingan ini referensinya dari buku apa ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari berbagai sumber dan pengetahuan admin

      Delete
  2. Replies
    1. Pmahaman admin, RAD hanya menandakan aksis atau resultan vektor listrik jantung berdeviasi ke kanan.. Efeknya sendiri mgkin tergantung dari penyebab RAD nya sendiri.. tidak ada efek tertentu yang ditimbulkan oleh RAD melainkan dari penyebab RAD nya

      Delete
  3. Kalo perbandingan panjang R dan S apa bisa dipakai utk mnentukan arah axis?

    ReplyDelete
  4. sebenarnya aksis itu hitungan resultan vektor dari perbandingan R dan S yang membutuhkan 2 lead sebagai X dan Y suatu diagram arah resultan vektor tersebut.. dan garis X dan Y itu sesuai dengan lead I, dan aVF pada segitiga eindhoven.. sesuai ulasan diatas

    Bila dikatakan perbandingan R dan S pada satu lead saja itu tidak bisa :)

    ReplyDelete
  5. Roy Sandy PermanaJuly 27, 2017 at 8:22 AM

    "Jumlah nilai dari lead I pada gambar disamping diambil dari 6 kotak kecil defleksi positif dikurangi 1 kotak kecil defleksi negatif = 5

    Jumlah nilai dari lead I pada gambar disamping diambil dari 12 kotak kecil defleksi positif dikurangi 1 kotak kecil defleksi negatif = 11"

    Itu yang di paragraf ke-2 dari cuplikan artikel di atas mungkin maksudnya lead aVF ya?

    ReplyDelete
  6. Mau tanya kalau misalnya kesan ekg adalah LED itu berarti ada indikasi dan komplikasi apa saja ?
    Terimakasih

    ReplyDelete
  7. Mungkin Maksud Mbak, LAD atau Left Axis Deviation.. LAD hanya memberi informasi bawah adanya pergeseran aksis dari aktivitas listrik jantung ke kiri atas.. mengenai penyebab ada beberapa macam seperti dipaparkan di blog dari fisiologis maupun patologis..

    Mengenai komplikasi sendiri tergantung dari penyebab LAD itu sendiri terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf atas kekeliruan penulisan..
      kalau seperti itu mungkin tidak LAD itu bisa mengindikasikan adanya gagal jantung ?
      Mohon penjelasan mengenai kemungkinan komplikasinya apa saja.
      Terimakasih

      Delete
  8. Hanya dengan indikator LAD, kita tidak dapat mengindikasikan pasien mengalami gagal jantung, butuh pemeriksaan lain lebih lanjut

    ReplyDelete
  9. Jika hsil axis extrim. Dari inplus mana hantaran listriK saat kontraksi. Dri SA NODE, AV NODE ATAU PURKINJE???

    ReplyDelete
  10. Apakah LAD mengindikasikan keadaan jantung yg buruk (sakit) dan butuh pengobatan?

    ReplyDelete