Premature Ventricular Contraction / Ventrikular Ekstrasistol

Premature Ventricular Contraction / Ventrikular Ekstrasistol

Premature Ventricular Contraction atau Ventrikular Ekstrasistol merupakan suatu beat prematur yang fokusnya berasal dari jaringan ventrikel
Karena Fokus yang berasal dari ventrikel, maka beat PVC tidak diawali gelombang P dan memiliki gelombang QRS yang lebar
Karakteristik beat prematur ialah fokus ektopik muncul sebelum SA node mengeluarkan impuls
Penyebab PVC / VES :
  • Anxietas
  • Penggunaan obat perangsang simpatis
  • Kelebihan Kafein
  • Gangguan Elektrolit
  • Iskemia Miokardium

Karakteristik EKG PVC / VES :
 
  • Beat PVC / VES selalu prematur, dalam artian muncul sebelum jadwal gelombang QRS dari SA Node
  • Beat PVC / VES mempunyai gelombang QRS yang lebar
  • Umumnya Setelah terjadi PVC / VES, akan tampak Full Compensatory Pause (Pause setelah PVC / VES sama dengan 2x Interval R-R sebelumnya)
  • Gelombang P Retrograde kadang - kadang dapat terlihat akibat V-A Conduction

 Lokalisasi Asal Fokus PVC / VES :
  • Mempunyai bentuk gambaran seperti RBBB bila fokus berada pada Ventrikel Kiri
  • Mempunyai bentuk gambaran seperti LBBB bila fokus berada pada Ventrikel Kanan 

Klasifikasi PVC :
1. Berdasarkan Bentuk :
  • PVC / VES Unifokal = Hanya 1 Morfologi VES 
  • PVC / VES Mutifokal = > dari atau sama dengan 2 Morfologi VES

2. Berdasarkan Pola :
  • PVC / VES Bigemini = Tiap Beat berikutnya merupakan PVC
  • PVC / VES Trigemini = Tiap 2 Beat berikutnya merupakan PVC
 
  • PVC / VES Quadrigemini = Tiap 3 Beat berikutnya merupakan PVC
  • PVC / VES Couplet = 2 PVC yang terjadi berturut-turut secara konsekutif
 
  • PVC / VES Triplet = 3 PAC yang terjadi berturut-turut secara konsekutif ( >3x berturut-turut Ventricular Tachycardia )

3. Berdasarkan Frekuensi : 
  • Frequent PVC = PVC yang terjadi > 5 kali dalam semenit
  • Infrequent PVC  = PVC yang terjadi  < 5 kali dalam semenit

Interpolated PVC / VES :
PVC / VES tanpa adanya Compensatory Pause

Contoh Gambar EKG PVC / VES :
 
  • Perhatikan strip diatas, terlihat ada gelombang QRS yang lebar yang muncul prematur pada beat 1,5,9,13,17 dengan full compensatory pause
  • Tiap 3 beat setelah gelombang QRS normal merupaka PVC
  • Kesimpulan Quadrigeminy PVC / VES
Share on Google Plus

About EKG Indonesia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. apakah kondisi ves itu berbahaya? dan bagaimana mengatasinya?
    thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. kondisi ves dapat berbahaya bila terlalu sering muncul, muncul dengan pola bigemini dst, atai berturut2 aka couplet, atau jatuh pada gelombang T

      kondisi2 di atas dapat menyebabkan aritmia yang sangat berbahaya. cara mengatasinya sebaiknya menangani penyebab ves yang mendasarinya

      Delete